Tuhannya Pergi

Suatu siang, kakak ikut ayahnya ke sebuah musholla untuk sholat Dhuhur. Musholla itu tertutup rapat karena waktu dhuhur memang sudah lama berlalu. Kakak sedari tadi sibuk mengintip dari kaca jendela. Mencari-cari sesuatu. “Ayah, mungkin Tuhannya pergi. Di dalam sepi, nggak ada siapa-siapa.

Tentang Irna

Perjalanan hidup membawa kita pada pengalaman-pengalaman yang memperkaya diri kita. Perjalanan hidup di masa depan adalah sebuah misteri. Akan kemana kita dibawanya pada masa itu. Kita bisa merencanakan. Tetapi hanya Allah SWT yang mengetahui.
Pos ini dipublikasikan di Anak-anak. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tuhannya Pergi

  1. fatah75 berkata:

    Makanya kak bilang sama ayah lain kali ke mushollanya tepat waktu donk🙂
    **kabur**

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s