Posted by: Irna on: Oktober 14, 2008
Baru saja anak pertamaku menelponku.
Kakak: Bunda, tadi pulang sekolah, kakak kehausan banget
Bunda: Lho kenapa kak?
Kakak: Tadi kakak jalan, terus ketemu dik Aufa.
Bunda: Terus
Kakak: Terus kata bu Guru kakak nggak boleh lari-lari.
(Lho kok gak nyambung nih)
Bunda: Lho, dik Aufa kan mau lihat pak Presiden.
(SBY datang pada HUT TNI ke 63 di Surabaya. Pelajar dari beberapa sekolah menyambut kedatangannya, dengan berdiri di pinggir jalan sambil melambaikan bendera merah putih)
Kakak: Iya, kakak juga.
Bunda: Lho, kan anak kelas satu nggak ikut.
Kakak: Temen-temen kakak maksa ikut. Jadi sama bu Guru dibolehin.
Bunda: Ooo. Tapi kakak kan gak punya bendera.
Kakak: Punya. Dikasih bu Guru. Bendera kakak jelek (lusuh maksudnya).
Bunda: Ya nggak papa. (Senyum-senyum)
Kakak: Kakak kepanasan Bunda, sampe haus banget.
Kakak: Udah ya Bunda.
Bunda: Ya deh. Ntar ceritain lagi ya kalo Bunda sudah pulang.
Kakak: Iya.
Dari nada bicaranya anakku senang sekali.
Dirgahayu TNI ke 63. Bangkit dan Majulah Bangsaku, Indonesiaku tercinta.
Oktober 14, 2008 pada 8:13 am
Karena suatu kesalahan, tulisan ini terhapus, saya coba selamatkan dan berhasil.
Mohon maaf pak Mikekono, komen dari bapak yang sempat terselamatkan, karena salah pencet malah hilang lagi.